Hai you



Kita sudah sering berjalan beriringan menuruni anak tangga bersama, saling bertemu pandang dalam hitungan detik, lalu kau menemukan langkah ku membeku, dan telapak kaki ini erat memeluk bumi dalam pelukan tatapan kedua bola mata itu. Ya, aku memang selalu salah tingkah saat tau ternyata kau ada disamping ku, entah itu hanya kebetulan atau apa, tapi aku percaya bahwa Tuhan memang sudah mengatur segalanya, dalam segala setiap pertemuan yang pernah terjadi. Ya, dan aku pun masih ingat ketika pertama kali kita menuruni anak tangga itu. Saat jemari tangan ini membimbing ku dengan tidak sengaja ke tubuh mu, rasanya semua kesadaran perlahan-lahan hilang, begitu dekat, begitu jelas, dan begitu “subhanallah” saat tak ada jarak yang membatasi mata ini menjamah setiap lekukan wajah, mata, dan lesung pipi itu. Sampai pada akhirnya aku tahu mengapa kamu sangat spesial dan berbeda, dia, ya.. ternyata karena adanya “dia” yang membuat ku sangat tertarik dengan mu.

Komentar

Postingan Populer